Bunda
Engkaulah bumiku
Engkaulah kiblatku
Engkaulah mata batinku
Saatku sendiri menerpa mentari
Hatiku terkurung sunyi
Engkaulah bundaku
Penompang pijakku
Cahaya bagi gelapku
Dan waktunya kini ku buktikan mimpi
Ku ingin jadi sesuatu yg berarti
Bunda kau surgaku
Bunda kau restuku
Disetiap jeda katamu
Malaikat setia agungkan derajatmu
Saat pagi ku telanjang
Kau dekapku dengan timang
Derai bait yang kau karang
Penuh lembut cinta dan kasih sayang







0 komentar:
Posting Komentar